Rabu, 17 Maret 2010

EVALUASI pada Sistem Interaksif

EVALUASI

Evaluasi adalah Proses pengumpulan dan analisis data secara sistematis yang di perlukan dalam rangka pengambilan Keputusan. evaluasi akan menghasilkan umpan baik dalam rangka Efektivitas pelaksanaan organisasi.

Mengapa di perlukan Evaluasi ?
1. Karena Evaluasi merupakan fungsi Manajement
2. Karena Evaluasi merupakan mekanisme umpan balik bagi perbaikan
3. Karena Evaluasi akan dapat menghindarkan Organisasi dari mengulangi kesalahan yang sama
4. Karena Evaluasi akan dapat menemukan dan mengenali berbagai masalah yang ada di dalam organisasi dan mencoba mencari solusinya

Evaluasi
Evaluasi digunakan untuk melihat apakah hasil rancangan dengan proses uji coba sistem yang telah dibuat sesuai dengan permintaan user.
Proses ini tidak dikerjakan dalam satu fase proses perancangan tetapi melalui perancangan dengan prinsip life cycle.

Tujuan Evaluasi
Ada 3 tujuan utama evaluasi :

• Menilai seberapa jauh sistem berfungsi.
Desain sistem memungkinkan user melakukan tugas yang dibutuhkan dengan lebih mudah. Ini tidak hanya membuat fungsionalitas yang IMK – Evaluasi 2/13 sesuai ada di sistem, tetapi membuat mudah dicapai oleh user, user dapat melakukan aksi untuk melaksanakan tugas. Juga mencakup kesesuaian penggunaan sistem terhadap harapan user pada tugas tertentu. Evaluasi pada tahap ini meliputi pengukuran unjuk kerja dari user pada sistem, untuk melihat keefektifan sistem dalam mendukung tugas.



• Menilai efek (pengaruh) interface bagi user
Hal ini mencakup pertimbangan aspek dari kemudahan system dipelajari, usability, dan perilaku user. Penting juga untuk mengidentifikasikan area desain yang berlebih dari user dengan menggunakan sejumlah informasi yang berlebih.

• Mengidentifikasi masalah khusus yang terjadi pada sistem
Ketika menggunakan konteks yang diinginkan menyebabkan hasil yang tidak diinginkan, atau terjadi kekacauan diantara user. Ini tentunya berhubungan dengan usability dan fungsionalitas dari desain (bergantung pada sebab masalah). Tujuan ini merupakan aspek negative dari desain.

Jenis- Jenis Evaluasi
Ada 2 jenis utama dari evaluasi, yaitu yang dilaksanakan pada kondisi laboratorium dan yang dilaksanakan pada lingkungan kerja atau ’lapangan’.
• Dalam kondisi percobaan (Laboratory)
• Dalam kondisi lokasi kerja sebenarnya
• Participatory Design

Evaluasi Interaktif ( Interactive Evaluation )

Evaluasi interaktif ini dapat digunakan untuk memperoleh informasi atas Implementasi program.
1. Evaluasi responsive
2. Riset tindakan
3. Evaluasi pengembangan
4. Evaluasi pemberdayaan

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda