Jumat, 28 Mei 2010

Fadilah Berdoa dan Berzikir


A. Fadilah Berdoa

Berdoa adalah memanjatkan permohonan danharapan kepada Allah SWT, berdoa tidak bisa dilakukan hanya dengan mengucapkan permohonan danharapan di bibir saja. Berdoa dilakukan dan diiringi dengan kekhusyukan serta keikhlasan hati. Rasulullah saw, sangat menganjurkan bedoa dan memperingatkan orang yang enggan berdoa, antara lain :

1. Allah SWT, berfirman , berdoalah kepada-ku , niscaya aku mengabulkan doamu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombangkan diri dari menyembah-ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina.
2. Mintalah Anugerah Allah SWT , sesungguhnya Allah SWT. Senang dimintai oleh Hambanya
3. Doa adalah inti ibadah
4. Tidak ada yang paling mulia di sisi Allah SWT, selain berdoa
5. Doa adalah senjata orang beriman, tiang agama, serta cahaya langit dan bumi
6. Allah SWT murka kepada orang yang tidak berdoa kepadanya
7. Janganlah kamu berputus asa dari Rahmat Allah SWT
8. Barang siapa menginginkan doanya dikabulkan Allah SWT, ketika ia dalam kesulitan, maka hendaknya ia memperbanyak doa takkala senang

Rasulullah saw. Menjelaskan fadilah berdoa, di antaranya :
1. Allah SWT, mencintai orang yang berdoa dan menjadikannya dekat dengan-nya
2. Mendapatkan ridha, rahmat, dan petunjuk Allah SWT
3. Mendapatkan ampunan Allah SWT
4. Mendapatkan keluasan Rezeki
5. Mendapatkan kebaikan serta menolakkan kemudaratan dan musibah
6. Memudahkan kesulitan


B. Fadilah Berzikir

Berzikir adalah mengingat dan menyebut Nama Allah SWT, serta mengucapkan kalimat pujian kepada Allah SWT, secara berulang-ulang. Tujuan berzikir adalah agar hati menjadi dekat kepada Allah SWT, dan tetap kuat dalam keimanan. Berzikir dilakukan setiap saat sekalipun hanya sedikit, diutamankan sebanyak-banyaknya dan terus-menerus, Allah SWT, memerintahkan berzikir antara lain :
1. Ingatlah (berzikirlah) kamu kepada-ku niscaya aku ingat pula kepadamu
2. Berzikirlah kepada Allah dengan zikir yang sebanyak-banykanya

Rasulullah saw, mengemukakan beberapa fadilah berzikir di antrananya :
1. Allah SWT, telah berfirman , Aku menurut dugaan hamba-ku terhadap-ku. Aku bersama hamba apabila ia mengingat aku, jika ia mengingat aku pada dirnya, niscaya aku mengingatnya pula pada diri-ku. Jika ia mengingat aku dalam satu kelompok, niscaya aku mengingatnya pada kelompok yang lebih dari pada kelompok mereka. Jika ia mendekatkan diri kepada-ku satu jengkal, maka aku akan mendekatinya satu hasta. Jika ia mendekatkan diri kepada-ku satu hasta, maka aku akan mendekatinya satu depa. Jika ia datang kepada-ku dengan berjalan maka aku akan datang kepadanya dengan berlari.
2. Orang yang berzikir mendapatkan rahmat dan Ampunan Allah SWT
3. Allah SWT menyebut nama orang yang berzikir kepada para malaikat yang berada di sisinya
4. Orang yang berzikir mendapatkan perlindungan Allah SWT, pada hari Kiamat
5. Berzikir kepada Allah SWT, lebih utama dari pada berjihad fisabilillah dan menberikan harta yang banyak ters-menerus
6. Orang yang berzikir mendapatkan ketenangan hidup
7. Orang yang Berzikir diibaratkan orang yang hidup dengan rohaninya, dan orang yang tidak berzikir diumpamakan orang yang mati.

Referensi : Majmu ‘ Syarif Kamil

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda